Mengenal dan Memahami Bapa yang di Surga

Artikel ini hendak menceritakan Sesi 2 dari buku 40 days of Prayer. Sesi 2 dari buku tersebut menjelaskan Bagaimana Berdoa dengan Penuh Keyakinan.

Tuhan Yesus mengajar kita Doa Bapa Kami (Matius 6:9-13). Kalimat pertama dalam Doa Bapa Kami adalah “Bapa kami yang di surga”. Frekuensi kemunculan kata Bapa di dalam Alkitab adalah sekitar 150 kali. Begitu seringnya kata Bapa muncul menunjukkan betapa pentingnya kata ini dalam Alkitab. Kata lain yang digunakan sebagai ucapan kata Bapa di dalam Alkitab adalah Abba yang berarti “ayah” atau “papa”. Abba menunjukkan kedekatan Tuhan dengan kita. Secara specifik, Tuhan Yesus ingin mengajarkan kepada kita bahwa ketika kita berdoa kepada Tuhan berarti kita sedang berbicara dengan Ayah kita.

Ada satu pertanyaan yang sebaiknya ditanyakan kepada diri kita masing-masing, yaitu

Sampai seberapa jauh, kita mengenal dan memahami Bapa kita yang di Surga?

Motivasi dari pertanyaan di atas adalah ketika kita sungguh mengenal dan memahami Bapa yang di surga, saya percaya hal ini akan mengubah kehidupan doa kita. Lebih jauh lagi, kita akan dimampukan untuk berdoa dengan penuh keyakinan, jauh melebihi daripada keyakinan kita sebelumnya.
Marilah kita mengenal dan memahami karakteristik-karakteristik dari Tuhan atau Bapa yang kita sembah.

Tuhan adalah Bapa yang Peduli

Tidak ada apapun atau siapapun yang dapat menghentikan Tuhan mengasihimu. Tuhan adalah Bapa yang mengasihi engkau lebih daripada siapapun atau apapun.

Berikut ayat-ayat yang menyatakan karakteristik ini.
Pertama, Yesaya 49:15 berkata:

Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau!

Kedua, Roma 8:38-39 menyatakan:

Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan, yang ada di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Terakhir, 1 Petrus 5:7 mencatat:

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Tuhan adalah Bapa yang Konsisten

Tuhan tidak melanggar janji-janjiNya. Saya pribadi sering melanggar janji-janji saya kepada anak-anak saya dan hal ini fatal. Berikut ayat-ayat yang menyatakan karakteristik ini.
Pertama, Maleakhi 3:6 mencatat:

Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah.

Kedua, 2 Timotius 2:13 berkata:

Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.

Ketiga, Roma 11:29 mencatat:

Sebab Tuhan tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.

Tuhan sudah memberikan kasih karunia dan panggilan-Nya; Dia tidak menyesal dan Dia tetap konsisten dengan apa yang Dia sudah berikan kepada kita.
Keempat, Mazmur 59:10 berkata:

Allahku tak pernah berubah kasih-Nya kepadaku.

Tuhan adalah Bapa yang Dekat

Berikut ayat-ayat yang menyatakan karakteristik ini.
Pertama, Ibrani 13:5 mencatat:

Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.

Tuhan tak pernah terlalu sibuk untuk kita dan tak pernah merasa lelah mengurus kita.
Mazmur 27:10 berkata:

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

Tuhan suka memenuhi segala kebutuhan anda dan saya.
Matius 7:11 mencatat:

Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.

Tuhan adalah Bapa yang Bersimpati

Tuhan adalah Bapa yang peduli pada kepedihan anda dan saya. Mazmur 34:19 mencatat:

TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

Selain itu, Mazmur 46:22 menyatakan:

TUHAN itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.

Tuhan adalah Bapa yang Kompeten

Tuhan adalah Bapa yang sanggup mengatasi segalanya. Tiga ayat mencatat karakteristik ini.
Lukas 1:37 berkata:

Sebab bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Kedua, Efesus 3:20 menyatakan bahwa

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.

Ketiga, 1 Korintus 2:9 mencatat

Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Tuhan untuk mereka yang mengasihi Dia.

Apakah Anda sudah mengenal dan memahami Tuhan yang adalah Bapa Anda?

Ketika anda dan saya menaruh harapan dan iman kita di dalam Tuhan Yesus Kristus, maka Tuhan menjadi Bapa yang peduli, konsisten, dekat, bersimpati, dan kompeten. Dengan demikian, anda dan saya dapat berdoa dengan penuh keyakinan sebagaimana yang telah Yesus ajarkan: “Bapa kami yang di surga, dimuliakanlah nama-Mu”.

Sebab kamu semua adalah anak-anak Tuhan karena iman di dalam Yesus Kristus.
(Galatia 3:26)

To God alone be Glory!


Written on August 15, 2020